Pengertian Anoda Dan Katoda

All metals and alloys bear a pure process of corrosion depending on the metal and the surrounding atmosphere. Ada elektrolisis larutan KI Pada anoda terjadi oksidasi ion I- yang terbukti setelah ditetesi amilum berubah warna dari yang awalnya kuning kecoklatan menjadi biru (biru dongker). Pada sel elektrolisis, reaksi kimia akan terjadi jika arus listrik dialirkan melalui larutan elektrolit, yaitu dari energi listrik (arus listrik) diubah menjadi energi kimia (reaksi redoks). Hasil elektrolisis dapat disimpulkan ; reaksi pada katoda (katoda tidak berperan) ada K+, Ca2+, Na+, H+. Dari asam dan logam lain (Cu2+), reaksi pada anoda, untuk anoda inert ada OH-, Cl-, Br-, dan I- dan sisa asam lainnya serta anoda tidak inert (bukan Pt dan C).anode

Dalam reaksi ini dilepaskan electron-elektron sehingga arus listrik mengalir pada penghantar luar dari kutub + ke kutub -. Reaksi kimia yang terjadi mengencerkan asam sulfat sehingga massa jenisnya berkurang. Spesi tertentu dalam larutan menyerap elektron dari katode dan mengalami reduksi. Pipa yang digunakan biasa di coating, namun ada kemungkinan terjadinya defect pada coating.

Reduksi adalah penerimaan elektron atau penururnan bilangan oksidasi, sedangkan oksidasi adalah pelepasan elektron atau peningkatan bilangan oksidasi. Misalnya, kuantitas listrik yang diperlukan untuk mengendapkan 1 mol logam monovalen adalah ninety six 485 C(Coulomb) tidak bergantung pada jenis logamnya. Faktor yang mempengaruhi laju korosi pada kasus ini adalah ukuran dari coating defect.anode

Dalamm berbagai sistem elektrik, misalnya tabung lucutan dan piranti elektrik padat, katoda adalah ujung akhir electron masuk dalam sistem. Sementara itu, kemungkinan reaksi yang terjadi di anode adalah oksidasi ion SO42- ,oksidasi air atau akosidasi Cu. Sinar ini oleh Rontgen disebut Sinar-X karena pada saat itu Rontgen belum mengetahui sifat sinar tersebut. Reaksi kimia pada elemen Volta akan menghasilkan gelembung-gelembung gas hidrogen (H2). Elektrode Fe pada katoda (-) berubah warna menjadi hitam dan electrode Cu pada anoda (+) berubah menjadi lebih cerah.

Elektron dari listrik searah memasuki larutan melalui katode, lalu elektron dari katode diserap oleh spesi tertentu dalam larutan dan mengalami reduksi. I) Teteskan larutan dari anoda dan katoda menggunakan pipet tetes pada masing masing kertas lakmus dengan satu larutan. Jika anode terbuat dari elektrode inert maka reaksi anode bergantung pada jenis anion dalam larutan. Salah satu cara yang paling jelas agar ion mempunyai mobilitas adalah dengan menggunakan larutan dalam air. Pada anoda (eletroda karbon), setelah elektrolisis dilakukan, terjadi perubahan warna larutan menjadi kuning kecoklatan dari I2, dikarenakan pada anoda terjadi reaksi oksidasi I- menjadi I2.anode