Research Laboratory

A. All metals immersed in an electrolyte (sea water for instance) produce an electrical voltage. Ada elektrolisis larutan KI Pada anoda terjadi oksidasi ion I- yang terbukti setelah ditetesi amilum berubah warna dari yang awalnya kuning kecoklatan menjadi biru (biru dongker). Pada sel elektrolisis, reaksi kimia akan terjadi jika arus listrik dialirkan melalui larutan elektrolit, yaitu dari energi listrik (arus listrik) diubah menjadi energi kimia (reaksi redoks). Hasil elektrolisis dapat disimpulkan ; reaksi pada katoda (katoda tidak berperan) ada K+, Ca2+, Na+, H+. Dari asam dan logam lain (Cu2+), reaksi pada anoda, untuk anoda inert ada OH-, Cl-, Br-, dan I- dan sisa asam lainnya serta anoda tidak inert (bukan Pt dan C).anode

Karena larutan kalium iodida merupakan senyawa ion yang bila dilarutkan dengan air akan terurai menjadi ion-ion positif dan ion negatif yaitu K+ dan I-. Dalam reaksi elektrolisis yang tidak akan terjadi secara spontan, maka energi listrik perlu digunakan untuk menghasilkan suatu perubahan kimia, cara yang digunakan yakni, menghubungkan elektrode dengan sumber dari energi luar, energi ini bisa didapat dari power provide atau sumber arus searah.

Dari contoh-contoh di atas, dapat disimpulkan bhawa spesi yang paling mungkin mengalami reduksi di aktode adalah spsesi yang mempunyai potensial reduksi terbesar, sedang yang mengalami oksidasi di anode adalah spesi yang mempunyai potensial oksidasi terbesar. Sementara itu, dalam larutan ZnSO4 yang ke dalamnya dimasukkan lempeng tembaga, tidak terjadi perubahan apapun baik pada lempeng tembaga maupun pada larutan ZnSO4.

Oleh karena pada anode digunakan elektrode grafit yang bersifat inert, sedangkan anion berasal dari sisa asam oksi, maka air yang teroksidasi di anode. Apabila kutub P pada dioda (anoda) dihubungkan dengan kutub positif sumber maka akan terjadi pengaliran arus listrik dimana elektron bebas pada sisi N (katoda) akan berpindah mengisi hole sehingga terjadi pengaliran arus. Reaksi kimia pada penyepuhan logam tersebut berlangsung dengan bantuan arus listrik searah. Pada kenyataannya, apabila konsentrasi ion Cl- tidak terlalu kecil, maka dianode terjadi oksidasi ion Cl- dan oksidasi air. Dari lambang ini sudah dapat dilihat bahwa arah dari arus mempengaruhi sifat dari dioda.anodeanode

Hal tersebut menunjukkan, pada katoda terjadi reduksi Cu2+ yang menghasilkan endapan Cu dan pada anoda terjadi oksidasi H2O yang menghasilkan gas oksigen (O2). Pada baterai biasa (Baterai Karbon-Seng), yang menjadi kutub katoda biasanya adalah logamseng, yang juga sering menjadi pembungkus dari kotak baterai tersebut. Hasilnya adalah suatu dioda yang nantinya dapat menjadi sumber tegangan yang sangat stabil, yang sering kita sebut dengan Dioda Zener.